Polisi Segel Kantor Travel Umroh PT. SBL di Bandung

pt.solusibaladlumampah.penipuanRabu petang 31 Januari 2018 Petugas Polrestabes Bandung dan Polda Jawa Barat melakukan penyegelan terhadap salah satu kantor biro perjalanan haji dan umroh PT Solusi Balad Lumampah yang berada di Bandung. Masih terkait hal yang sama yaitu penipuan terhadap calon jamaah yang lagi-lagi tidak kunjung diberangkatkan.

Polisi menutup kantor biro perjalanan umroh PT. SBL yang telah ditetapkan sebagai salah satu barang bukti yang disita petugas. Penyitaan tersebut dilakukan setelah pemilik biro perjalanan umroh tersebut menjadi tersangka penggelapan dana calon jemaah umroh. Petugas kepolisian memastikan akan mengembalikan seluruh dokumen penting milik calon jemaah umroh yang tertahan di kantor travel umroh tersebut.

Sebelumnya ratusan calon jemaah umroh sempat mendatangi kantor PT SBL yang berada di Kawasan Dewi Sartika – Regol Bandung. Kedatangan calon jemaah umroh ini ingin meminta kejelasan dari pihak manajemen terkait kepastian waktu pemberangkatan mereka ke tanah suci. Namun ternyata pihak manajemen tidak berada di lokasi, hanya sejumlah koordinator yang terus berusaha menenangkan jamaah dan terus menjanjikan meski waktunya yang belum bisa ditentukan.

Sebagian dari jamaah tersebut telah mendapatkan beberapa kali penundaan keberangkatan dari PT SBL. Seperti yang disampaikan oleh salah satu jamaah yang bernama Ida Rochani, bahwa dirinya dijadwalkan berangkat pada tanggal 1 Januari 2018, namun jadwal tersebut berubah mundur menjadi tanggal 15 Januari 2018 lalu berubah lagi menjadi 22 Januari 2018, kemudian berubah kembali tanggal 28 Januari 2018 dan berubah lagi tanggal 4 Februari 2018. Alasan – alasan yang diberikan oleh PT SBL atas perubahan tersebut bermacam-macam, karena vica belum selesai, stempel belum ada dan lain sebagainya.

Sementara itu, salah satu rumah mewah milik owner PT SBL di kawasan Tanjungsari Residence Antapani pada Rabu siang tampak sepi tanpa berpenghuni. Rumah senilai 14 Miliar yang baru dihuni sekitar enam bulan terakhir ini juga ikut disita oleh petugas direktorat reserse kriminal khusus polda Jawa Barat. Selain rumah, petugas juga menyita sejumlah aset tidak bergerak lainnya termasuk ruko yang ada di Puri Dago Antapani yang selama ini dijadikan gudang penyimpanan tas umroh

Selain jarang dirumah, tersangka AO juga tidak pernah bersosialisasi dengan tetangga. Jemaah calon umroh juga sempat mendatangi rumah tersebut dengan niat untuk meminta ganti rugi kepada tersangka.

Kasus penipuan dan penggelapan yang telah dilakukan oleh PT Solusi Balad Lumampah ini menyebabkan 12.000 lebih jamaah umroh tidak jelas keberangkatannya dengan total kerugian jamaah mencapai 300 miliar rupiah.

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *