Polisi Berhasil Mengungkap Beras Oplosan di Pasuruan

berasoplosanpasuruanMenjelang Bulan Ramadhan sejumlah pedagang yang tidak bertanggungjawab terus berlomba-lomba mengeruk keuntungan. Setelah beberapa waktu yang lalu polisi berhasil membongkar pembuatan merica palsu, gula merah palsu dan abon oplosan kini polisi kembali berhasil mengungkap sindikat pengoplosan beras.

Pada Rabu siang (17/05/2017) Tim satgas pangan Polres Pasuruan Kota, telah menggerebek sebuah toko kecil di Jl. Raya Malang – Pasuruan tepatnya di Desa Pohjentrek. Satu per satu beras yang telah dikemas dengan beberapa merek terkemuka diangkut menggunakan truk oleh polisi beserta sejumlah kemasan sak beras. Lima ton beras milik tersangka yang diamankan terdiri dari 60 sak beras polos, 73 sak beras kemasan besar serta 104 sak beras kemasan kecil yang semuanya siap di edarkan oleh tersangka.

Dalam melakukan aksinya tersangka mengaku sengaja mengoplos beras yang berkualitas rendah yang dibeli dari Banyuwangi, kedalam beberapa kemasan beras merek terkenal. Selanjutnya beras-beras oplosan tersebut dijual kepasaran dengan keuntungan sekitar Rp2.000 hingga Rp.5.000 per kilogram.

Dalam dua minggu terakhir tim satgas pangan telah menemukan banyak penyelewengan produk simpangan khususnya pada produksi rumah tangga. Selian sejumlah makanan di oplos, polisi juga menemukan beberapa komoditi bahan pokok yang tidak memiliki ijin edar dari badan pom, seperti gula, kopi dan minyak goreng.

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *