Peristiwa Teror Tempat Ibadah Terus Meningkat, Berikut ini Data Lengkapnya

kejadian.teror.diindonesiaKasus Teror Tempat Ibadah di Indonesia Terus Meningkat setiap tahunnya – Gereja St Lidwina Sleman Yogyakarta pada saat misa minggu pagi (11/02/2018) telah diserang oleh seseorang menggunakan senjata tajam parang. Dalam insiden tersebut, terdapat 5 korban (1 pastur, 2 jemaat, 1 polisi dan 1 pelaku). Pelaku teror ini diduga dilakukan oleh 3 orang pelaku 1 pelaku berhasil diamankan dan 2 pelaku melarikan diri.

Berita ini sangat mengejutkan bagi seluruh masyarakat indonesia, namun tidak kali ini saja peristiwa serupa terjadi di Indonesia. Sebelumnya beberapa teror juga terjadi di beberapa wilayah di Indonesia, bahkan tempat ibadah yang dijadikan target teror. Hal tersebut dikarenakan akibat profokasi dan pemahaman yang keliru.

Artikel ini sengaja ditulis untuk mengingatkan beberapa peristiwa teror yang terjadi di Indonesia selama beberapa tahun ini atau sebelum insiden yang terjadi di Yogyakarta minggu kemarin. Berdasarkan data dari komnasham sejak tahun 2014 – 2016 telah terjadi sebanyak 260 pengaduan yang berbau konflik, suku agama dan ras yang terjadi di Indonesia. Berikut ini detail pengaduan per tahunnya :

  1. Tahun 2014 : sebanyak 74 pengaduan adanya insiden teror ataupun bahkan pengerusakan
  2. Tahun 2015 : sebanyak 89 pengaduan kasus yang sama
  3. Tahun 2016 : sebanyak 97 pengaduan yang tercatat di komnasham

Berikut ini beberapa data peristiwa yang pernah terjadi di Indonesia :

  • Juli 2016
    Terdapat penyerangan tempat ibadah di Tanjungbalai, Sumatera Utara. Sebanyak 11 Wihara dan Klenteng serta 2 yayasan sosial dirusak dan dibakar. Kejadian ini dipicu dari warga yang emosi karena mendengar penganut agama lain yang menyerukan untuk meminta mengecilkan volume suara di salah satu tempat ibadah. Dan ini dirasa menyinggung perasaan komunitas lain sehingga menyebabkan insiden pengrusakan oleh masa terhadap wihara dan klenteng tersebut.
  • Agustus 2016
    Di Medan Sumatera Utara, terjadi penyerangan terhadap seorang pastur di gereja St Yoseph oleh pemuda yang masih berusia 17 tahun.
  • Juni 2017
    Masjid Al- Hidayah yang berada di daerah Sawangan, Depok dilempar cat dan telur oleh sekelompok orang yang tidak dikenal.
  • Desember 2017
    Gereja Santa Maria Ratu Rosari yang ada di daerah Ampana, Sulawesi Tengah dilempar bom molotov. Kejadian ini terjadi beberapa hari sebelum peringatan natal tahun 2017.

Sebagai negara yang menganut Bhineka Tunggal Ika (Berbeda tapi Tetap Satu Jua), marilah kita tetap menjaga dan saling menghormati satu dengan yang lainnya. Tanpa membedakan siapapun, suku apapun, agama apapun dan ras apapun karena kita semua bersaudara. Kita semua dilahirkan di bumi yang sama.

Untuk itu mari kembali kita rajut kebersamaan dan persaudaraan, Indonesia milik kita semua. Semoga artikel ini bermanfaat untuk kita semua dan mengingtakan kembali bahwa kita semua adalah saudara.

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *