Kelanjutan Sidang Kasus E-KTP, Saksi Mirwan Sebut Nama SBY saat Sidang

mirwan.amir.bawa.nama.sby.dalam.sidangektpKelanjutan Sidang Kasus E-KTP – Mirwan Amir mantan politisi Demokrat yang juga pernah menjabat sebagai wakil badan anggaran DPR, mengaku pernah memberikan saran kepada Susilo Bambang Yudoyono (SBY) untuk menghentikan proyek pengadaan KTP Elektronik. Namun saran tersebut tidak dituruti oleh SBY yang saat itu menjabat sebagai presiden Republik Indonesia. Hal ini disampaikan oleh Mirwan Amir pada sidang pengadilan tindak pidana korupsi pada Kamis pagi 25 Januari 2018. Dimana dirinya dipanggil sebagai saksi untuk terdakwa Setya Novanto.

Mirwan meyampaikan hak tersebut kepada SBY lanataran dirinya mendapatkan saran dari temannya yaitu Yusnan Solihin, bahwa proyek KTP Elektronik bermasalah. Alasan tersebut pulalah yang membuat Yusnan mengirimkan surat kepada pemerintah pemenang pemilu 2006 untuk menghentikan proyek KTP Elektronik.

Sementara itu kesaksian Mirwan Amir dalam sidang tindak pidana korupsi KTP Elektronik dianggap fitnah oleh wakil ketua umum Partai Demokrat Syarief Hasan. Dilansir dari cnnindonesia.com, Syarief menilai ada muatan pilitis dari isi kesaksian Mirwan Amir selaku mantan wakil ketua banggar DPR.

Pengacara Setnov, Maqdir Ismail meminta agar presiden ke – 6 Indonesia Susilo Bambang Yudoyono turut menjelaskan proyek pengadaan KTP Elektronik yang merugikan negara hingga 2,3 Triliyun Rupiah ini. Hal tersebut disampaikan Maqdir menyusul pernyataan mantan politisi Partai Demokrat Mirwan Amir dalam sidang lanjutan tindak pidana korupsi KTP Elektronik di pengadilan tipikor pada kamis kemarin(25/01/2018).

Maqdir Ismail menyatakan bahwa pihaknya tidak sedang berusaha menghadirkan orang baru supaya tenggelam bersama-sama dalam perkara ini, namun yang dibutuhkan adalah kebenaran materiil dari perkara ini. Dan kalau memang ini programnya pemerintah maka pemerintah saat itu juga harus ikut berbicara tentang kasus ini.

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *